Alhamdulillah sudah memasuki pekan ke 4 tahap ulat-ulat kelas Bunda Cekatan. Untuk tugas kali ini, saya memilih masuk kedua keluarga batu untuk menambah pengetahuan saya yang berhubungan dengan mind map yang dari awal saya buat.
Kelas tersebut yaitu :
Kelas Bermain Anak, dan Kelas Finansial.
1. Kelas Finansial
Tips melakukan pencatatan keuangan :
1. Buatlah sebuah sistem.
Bagian paling penting dalam memantau keuangan pribadi Anda adalah *konsistensi*. Apa pun sistem yang digunakan untuk mencatat transaksi, Anda harus dapat *memantaunya* kembali dengan mudah.
Sistem pencatatan :
- mencatat satu minggu sekali, atau 3 hari sehali atau bahkan setiap hari
- media yang digunakan (bisa buku, aplikasi hape atau komputer)
2. Buat Kategori
Misal :
- Kategori Pemasukan
Sub Kategori : a. Pemasukan Primer
b. Pemasukan Sekunder, dst
-Kategori Utilitas
Sub Kategori : a. Listrik dan Air, WiFi, Handphone, TV Cable, dst
Se-detail apa kategorinya teman-teman sesuaikan dengan kubutuhan pribadi.
Kalau saya sendiri, saya detailkan sampai ke pengeluaran parkir yang walau hanya Rp. 2.000 per parkir, tapi begitu akhir bulan dilihat lagi ternyata jumlahnya lumayan.
3. Buang Dokumen yang Tidak Penting
- Kalau bisa hindari menyimpan bukti-bukti transaksi terlalu lama. Setelah nota/struk pembelian dicatat di hp/kompi segera dibuang.
Cara atau sistem pencatatan keuangan keluarga berbeda-beda. Ada yang lebih suka mencatat langsung setiap hari ketika melakukan transaksi keuangan, ada pula yang ditulis dahulu di media yang paling mudah dijangkau (misal : buku, kertas, hape) baru kemudian direkap secara mingguan ataupun bulanan. Ada pula yang lebih memilih menggunakan transaksi elektronik sehingga mudah di-trace, dan tinggal mencetak histori transaksi, maka semua pengeluaran sudah tercatat. Apapun sistem pencatatan keuangan keluarga yang digunakan disesuaikan dengan spending habit dan kenyamanan masing-masing keluarga.
Bila menggunakan sistem amplop, menurut Mbak Nani, solusi yang dilakukan apabila amplop telah kosong sebelum habis bulan adalah :
- Bila prosentase yang dimasukkan di amplop terlalu sedikit
Solusi yang saya lakukan : benar-benar menghitung realisasi kebutuhannya berapa, dan dianggarkan sesuai dengan kebutuhan.
Tipsnya :
- Apabila kurang konsisten dg nominal yg sudah ditetapkan di awal bulan. Misalnya jatah beli buku anak Rp 150rb/bulan. Ini beli segala macam.
Solusi yg saya lakukan : berusaha menahan diri, konsisten.
- Apabila ada pengeluaran yg penting dan mendesak yang tidak teranggarkan.
Solusi yg saya lakukan : ada dana darurat di amplop khusus
2. Kelas Bermain Anak
Untuk materi dikelas ini daya belum sempat merangkumnya karena belum lebih dalam mempelajari, masih menguyah materi ilmu finansial.
#janganlupabahagia
#jurnalminggu4
#materi4
#kelasulat
#bundacekatan1
#institutibuprofesional

Tidak ada komentar:
Posting Komentar